Menjaga Tradisi Lewat Adukan: 15 Tahun Eksistensi Dodol Kawan Lama Parsalakan
TAPANULI SELATAN - ¹⁵/⁰²/²⁰²⁶
Di tengah gempuran camilan modern, sebuah tradisi kuliner khas Tapanuli Selatan (Tapsel) tetap kokoh berdiri. Dodol Kawan Lama Parsalakan, usaha UMKM yang telah bergerak selama kurang lebih 15 tahun, terus membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras adalah bumbu utama dalam mempertahankan cita rasa autentik.
Filosofi 8 Jam Tanpa Henti
Bukan sekadar memasak, pembuatan dodol di Parsalakan adalah uji ketahanan fisik dan kesabaran. Abdul Palid Harahap, salah seorang pekerja yang telah lama bergelut di depan kawah panas, menuturkan rahasia di balik tekstur dodol yang kenyal dan tahan lama.
"Untuk menghasilkan dodol yang sempurna, kami harus mengaduk adonan selama 8 jam tanpa henti. Jika berhenti sebentar saja, teksturnya akan rusak dan rasanya tidak akan rata," ujar Abdul di sela kesibukannya.
Adukan yang konsisten selama hampir sepertiga hari tersebut merupakan bentuk "seni" yang hanya bisa dilakukan oleh tenaga-tenaga terampil yang memiliki stamina tinggi.
Apresiasi dari Seniman Seni Dan Budaya
Kegigihan para perajin dodol ini menarik perhatian Wahyu Diyono, Pengurus Krida Manunggal Budaya Sumatera Utara (KMB Sumut) Padangsidimpuan. Saat mengunjungi lokasi produksi, ia mengaku takjub dengan proses manual yang masih dipertahankan.
Menurut Wahyu, keberadaan Dodol Kawan Lama bukan hanya soal bisnis kuliner, melainkan aset budaya yang harus dijaga.
Ketahanan Ekonomi: UMKM seperti ini adalah tulang punggung ekonomi lokal.
Identitas Daerah: Dodol merupakan simbol perekat sosial dalam berbagai acara adat di Tapsel.
Daya Tarik Wisata: Proses pembuatannya yang unik bisa menjadi daya tarik wisata edukasi bagi generasi muda.
"Ini adalah sesuatu yang sangat menarik dan luar biasa. UMKM seperti ini sangat dibutuhkan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus melestarikan warisan leluhur kita," ungkap Wahyu Diyono.
Sekilas Tentang Dodol Parsalakan.
- Nama : Usaha Kawan Lama Parsalakan
- Usia Usaha : ± 15 Tahun
- Lama Pengadukan : 8 Jam (Non-stop)
- Lokasi : Parsalakan, Tapanuli Selatan
Sekilas Tentang Dodol Parsalakan.
Dodol Kawan Lama menjadi bukti nyata bahwa di balik manisnya sepotong dodol, ada keringat dan filosofi "gotong royong" yang tak lekang oleh waktu.
DPD KMB (KRIDA MANUNGGAL BUDAYA)
SUMUT PADANGSIDIMPUAN













0 Comments:
Posting Komentar